"Ya enggak apa-apa. Prinsip saya sederhana saja. Pilkada itu harus diikuti oleh banyak pasangan. Supaya masyarakat mempunyai banyak pilihan," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (27/1).
Ahok menilai jika Pilgub DKI diikuti banyak orang akan membuat masyarakat mendengarkan banyak ide, visi, misi, program, strategi dan kebijakan para calon.
"Kalau semua orang bisa mendengar yang terbaik-terbaik, yang diuntungkan siapa? Warga DKI," tegasnya.
"Kan saya belum tentu, saya kan bukan Superman. Bisa saja visi misi saya kurang. Kebijakan saya kurang. Strategi saya kurang" ujar Ahok.
Ahok menambahkan calon lain mungkin bisa mengeluarkan kebijakan lebih baik di antaranya; normalisasi sungai tanpa membongkar, mengatasi kemacetan tanpa pembatasan mobil atau ERP, tidak ada batasan parkir, dan kuliah gratis.
"Nah sekarang kalau ada yang lebih baik daripada saya, dan masuk akal, ya jangan pilih saya. Saya kan masih banyak calon. Kalau banyak calon untung," tambahnya. Semoga saja memang yang terbaik yang menjadi Gubernur, bukan karena disuruh-suruh oleh partai.
