Teori konspirasi ini masih bertahan hingga kini. Barangkali karena dia punya akar keturunan dari Afrika. Ayah Obama berasal dari Kenya dan seorang muslim. Surat kabar the Washington Post melaporkan, Kamis (21/1), rumor soal ini kemudian semakin mengerucut lebih spesifik lagi: Obama adalah penganut muslim Syiah.
Pekan ini pemerintah Amerika mengumumkan mencabut sanksi ekonomi Iran setelah kesepakatan nuklir dengan Teheran dicapai Juli lalu. Kepala keamanan Uni Emirat Arab Dhahi Khalfan Tamim menyebut akar Obama yang seorang Syiah membuat dia terpilih sebagai presiden untuk membuat hubungan Amerika dengan Iran menjadi dekat.
"Misi telah terlaksana," kata dia dalam akun Twitternya tiga hari lalu.
Tamim kemudian mengatakan, masih dalam Twitternya, Israel sesungguhnya berada di balik terpilihnya Obama sebagai presiden dan dia kemungkinan akan melawat
