Atas penemuan ini, Kapolri meminta agar seluruh isu yang berkembang dapat berhenti. Dia juga meminta agar seluruh masyarakat untuk tetap tenang karena surat ancaman itu tak terbukti kebenarannya.
"Apa yang isu-isu yang berkembang selama ini, kami minta masyarakat semua tenang, sebagaimana biasa polisi terus mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi," jelas Kapolri.
"Kita belum temukan dan deteksi ada ancaman semacam itu," sambungnya.
Surat bernada ancaman tersebut dikirimkan seseorang ke kantor kecamatan Buleleng pada Senin, 18 Januari lalu. Dari ciri-ciri yang disampaikan saksi mata, pengirim surat memiliki ciri-ciri mengenakan jaket hitam, helm, dan sepeda motor.
