Para bandar narkoba yang digerebek berteriak sehingga mengundang belasan warga membawa senjata tajam. Selain satu polisi dan satu informan yang tewas, dua polisi lainnya juga dikabarkan mebgalami luka akibat dibacok warga. Polisi pun terus memburu para bandar dan warga yang diduga menganiaya anggota polisi. Namun ternyata Kampung Berlan banyak menyisakan kengerian. Berikut ceritanya:
Aparat Polda Metro Jaya berhasil membekuk seorang pria yang diduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota Polsek Senen saat menggerebek bandar narkoba di daerah Berlan, Matraman, Jakarta Timur, beberapa hari lalu. Pelaku diketahui bernama Ade Badak.
"Pelaku atas nama Ade Badak," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Krishna Murti di Polda Metro Jaya, Kamis (21/1) tengah malam.
Krishna mengatakan, tersangka Ade Badak tewas usai melakukan perlawanan ketika petugas berupaya menangkap pelaku. Saat ini, lanjutnya, jasadnya telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur guna menjalani otopsi. Krishna mengungkapkan Ade diduga sebagai pelaku utama pembacokan terhadap Iptu Prabowo dan memimpin penyerangan terhadap anggota Polsek Senen.
Diduga bandar besar Berlan, Mama Yola punya rekening miliaran
Pihak kepolisian dalam penelusurannya menemukan uang puluhan juta rupiah di brankas milik Mama Yola, salah satu terduga bandar narkoba di Kampung Berlan, Jakarta Timur. Atas temua itu Mama Yola lalu diamankan pada saat penggerebekan yang dilakukan polisi pada Senin (18/1) malam.
"Di dalam brankas dia (Mama Yola) ada uangnya Rp 30 juta hingga Rp 40 juta. Sudah kita sita," kata Dir Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Eko Daniyanto di Polda Metro Jaya, Jumat (22/1). Selain menyita sejumlah uang, pihaknya juga akan memblokir rekening Mami Yola. Total ada 3 rekening yang dimilikinya.
"Kita temukan ada 3 rekening milik dia. 2 rekening BCA, dan satu BNI. Ini insya Allah satu rangkaian, dan insya Allah kita akan blokir " tuturnya.
Di rekening Mama Yola, polisi menemukan duit miliaran rupiah. Diduga Mama Yola bandar besar di Berlan.
Tak mau menyerah, anak buah Ade Badak juga tewas ditembak Brimob
Petugas kepolisian belum lama ini menggerebek sebuah rumah di kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Polisi mencari pelaku pengeroyokan yang dilakukan terhadap petugas Polsek Senen di Kampung Berlan, beberapa waktu lalu.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, salah satu pelaku terpaksa ditembak mati oleh personel Brimob. Sebab, pelaku berinisial R tak mau menyerahkan diri secara baik-baik dan justru mengumbar tembakan. R adalah anak buah Ade Badak.
"Rumah R diserbu Brimob lalu ditembak karena tak juga menyerah dan malah mengeluarkan tembakan ke arah petugas. Itu sudah sesuai SOP karena kami sudah memberi peringatan dan sudah mengevakuasi warga sekitar," katanya di lokasi, Jumat (22/1).
Menurutnya, R terlibat dalam peredaran narkoba dan juga pengeroyokan polisi di Kampung Berlan. Hingga kini masih ada belasan pelaku pengeroyokan yang masih buron.
"Untuk para pelaku silakan menyerahkan diri. Dia harus bertanggungjawab atas apa yang dilakukan," katanya. (*)
