-->

Tuesday, January 26, 2016

Akhirnya 1.281 Jiwa Anggota Eks Gafatar Dipulangkan dari Ketapang

Akhirnya 1.281 Jiwa Anggota Eks Gafatar Dipulangkan dari Ketapang

Ternyata kota Ketapang juga banyak tersebar anggota-anggota eks Gafatar, antara lain tersebar di Kecamatan Delta Pawan, Muara Pawan, Benua Kayong Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang. Mereka berjumlah 1.281 orang dan telah dipulangkan kedaerah asalnya dengan menggunakan kapal Dharma fery 2 dari pelabuhan Sukaharja menuju pelabuhan Tanjung emas Semarang. Selasa (26/1). 

Menurut Humas Sekretariat Ketapang dalam Siaran Persnya, Selasa (26/01/2016), Proses evakuasi yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) evakuasi anggota Eks Gafatar di Kabupaten Ketapang berlangsung aman, tertib dan lancar tersebut, berkat kerjasama dan dukungan penuh Forkopimda Kabupaten ketapang.

"Saya atas nama Pemkab Ketapang bertrima kasih kepada Forkopimda yang telah membantu dan bekerja sama hingga proses evakuasi berjalan aman tertib dan lancar " kata Pj Bupati Kartius, disela-sela kunjungannya memlihat langsung proses evakuasi eks anggota gafatar di pelabuhan Sukaharja.

Dia menjelaskan proses evakuasi yang dilakukan Pemkab Ketapang langsung mengantar anggota Eks Gafatar ke pelabuhan tanjung emas Semarang, tidak melalui Pontianak dengan mengirim tim pendamping dari Polri, TNI, Petugas kesehatan, tenaga sosial dan Sat Pol PP.

Terkait aset-aset yang di milik anggota eks Gafatar Kartus menjelaskan ada beberapa anggota eks Gafatar yang membawa harta benda seperti motor, mobil dan harta benda lainnya.

Karena masalah Eks gafatar ini sudah menjadi masalah Nasional, maka Pemkab Ketapang juga membentuk tim satgas untuk melakukan inventarisir terkait aset-aset mereka yang tertinggal, seperti tanah rumah dan lainnya.

"Setelah di inventarisir nantinya kita akan minta pentunjuk atasan (Guebernur) untuk tindakan selanjutnya apakah dikembalikan atau di serahkan ke Dinas sosial " papar Kartius.

Kedepan Kartius mengingat untuk melakukan antisipasi akan gerakan gerakan yang merugikan keutuhan NKRI, Kartius berharap kerja sama yang baik anatar pengurus RT, Dusun, Kepala Desa serta camat dalam mengantisipasi para pendatang baru yang masuk kewilayah masing-masing.

"Nanti wajib lapor para pendatang dengan pengruus setempat harus ditegakkan lagi " tegas Dia.

Proses evakuasi angota eks Gafatar di Kabupaten Ketapang yang dimulai dari mengangkut anggota eks Gafatar, dari berbagai kecamatan seperti Muara Pawan, Delta Pawan, Benua Kayong, Matan Hilir Selatan, dilakukan para petugas dengan penuh kehati-hatian, dikarenakan para anggota eks gafatar ini, memiliki keluarga mulai dari orang tua yang lansia, sampai anak-anak yang masih bayi.

Ketapang AKBP Hady Poerwanto, Dandim 1203 Ketapang Letkol Inf. Saud Tanpubolon, Sekda Ketapang Drs.H.M. Mansyur. M.Si. bahkan Pj Bupati Kartius turun langsung dan melihat proses evakuasi mulai dari mengangkut anggota dari pemukiman menunju tempat pendataan dan memasuki kapal yang akan mengangkut mereka menuju Semarang.

Wajah-wajah lusuh dari anggota keluarga eks Gafatar dengan tertib mengikuti prosedur pemulangan mulai dari dievakuasi dari tempat tinggalmereka menuju gudang pelabuhan Sukaharja untuk kemudian dilakukan pendataan jiwa dan jumlah keluarga, setelah itu memberikan tanda tinta dijari tangan, serta pemeriksaan barang bawaan oleh petugas.

Untuk menjaga keamanan,kondisi kesehatan saat dikapal anggota eks Gafatar, Pemkab Ketapang mengikut sertakan tim terdiri dari anggota Polres Ketapang, Kodim 1203, Ketapang petugas kesehatan terdiri dari dokter, perawat dan bidan, dan prtugas Dinas sosial yang dibantu oleh Tagana dan BNPB Ketapang, karena dari 1.281 jiwa diantara mereka terdiri dari lansia, anak-anak juga balita. (Kabar65.com)

Share this:

Related Posts
Disqus Comments